Journey

Media Sosial Sebagai Ladang Pahala

on
October 22, 2019

Media Sosial Sebagai Ladang Pahala – Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Di tahun 2019 ini, tak mungkin rasanya setiap orang tidak memiliki akun media sosial, yang artinya mayoritas atau rata-rata dari kita pasti memiliki akun media sosial.

Media sosial (sering disalahtuliskan sebagai sosial media) adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. (Sumber: Wikipedia)

Di media sosial kita bisa berbagi informasi, berbagi perasaan atau aktivitas yang sedang dikerjakan, baik dalam bentuk tulisan ataupun dokumentasi foto dan video.

Lalu apa yang dimaksud dengan media sosial sebagai ladang pahala? Memangnya bisa? Maksudnya gimana ya? Di dalam agama Islam, kita pasti pernah mendengar hadits di bawah ini:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman,

وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“…dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah:195).

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7).

Dari sana kita diharapkan menggerakkan dan membulatkan tekad serta niat untuk senantiasa berbuat baik, di manapun dan kapanpun. Bahkan di media sosial kita juga bisa berbuat baik, contohnya seperti kita membuat atau membagikan konten-konten yang bermanfaat, konten yang berisi nasihat, serta ajakan kepada kebaikan.

Alangkah masya Allah-nya ketika kita posting tulisan yang membuat orang lain menjadi sadar dan menjadi sebab turunnya hidayah Allah kepada orang yang membaca tulisan kita tadi di media sosial. Selama ia melakukan kebaikan yang kita bagikan di media sosial, selama itu pula kita juga kecipratan pahalanya. Enak banget kan?

Sebaliknya, alangkah mengerikan sekali apabila kita posting hal-hal yang negatif, hal-hal yang memecah belah umat, ataupun posting foto yang terbuka auratnya. Selama postingan atau foto itu masih ada di media sosial kita, selama itu pula otomatis dosa masuk ke dalam buku catatan amal dan dosa kita, tinggal dikalikan saja ada berapa orang yang melihat atau men-share postingan negatif di media sosial.

Maka dari tulisan ini, saya mengingatkan kepada diri sendiri dan juga teman-teman semua untuk menjadikan kesempatan adanya teknologi yang bernama media sosial ini dengan baik. Jangan sampai kita menyia-nyiakan hal ini hingga malah menjadi ladang dosa bagi kita. Naudzubillah min dzalik.

Terima kasih, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT

Adam Suchi Hafizullah
Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

Seorang pemuda yang berasal dari kota kecil Muara Enim sedang bergelut di bidang teknologi informasi untuk keluarga kecilnya kelak.

FIND ME ON